Bab [20] Peluang Emas

Aku menatap ponsel yang berdering tanpa henti, tak tahu harus menggambarkan perasaanku seperti apa.

Waktunya benar-benar pas. Arya Hartono baru saja pergi, dan telepon darinya langsung masuk. Jelas sekali, kan? Pasti Arya Hartono yang langsung melapor begitu keluar dari sini.

Dengan tenang, aku me...

Masuk dan lanjutkan membaca