Bab [43] Menciptakan Krisis

Saat malam tiba dan waktunya tidur, aku menatap ranjang yang kotor itu. Bayangan Arya Hartono dan Maya Hartono bercumbu mesra kembali berkelebat di benakku. Aku harus menahan rasa mual yang bergejolak di perut, memaksa diriku mengatasi rasa jijik yang luar biasa, hanya untuk bisa berbaring di ranjan...

Masuk dan lanjutkan membaca