Bab [79] Kekasih Gelap Nabila Rahma

Aku mengangkat kepala dan menatap orang di hadapanku. Benar saja, yang berdiri di sana adalah sahabatku.

"Fajar Prasetya, kok kamu bisa ada di sini?"

"Seharusnya aku yang tanya begitu ke kamu. Kamu itu masih sakit, nggak boleh minum alkohol!"

Sambil berbicara, Fajar langsung merebut botol bir dar...

Masuk dan lanjutkan membaca