Bab [86] Membuka Gaya Baru

Wajahku langsung memerah. Hadiah apa yang akan dia minta dariku? Meskipun hatiku berdebar tak menentu, ada sedikit rasa penasaran yang menyelinap masuk.

“Kamu mau hadiah apa? Jangan yang aneh-aneh, ya,” ketikku, lalu mengirim pesan itu pada Fajar Prasetya. Balasannya tetap sama, dua kata: “Nanti sa...

Masuk dan lanjutkan membaca