Bab 145 Mengapa Di Bawah Meja?

Tepat ketika dia sedang bingung, Pak Arya Kusuma—tuan rumah pameran seni sekaligus anggota keluarga Kusuma yang terpandang—menghampiri Alex dengan senyum hangat. "Alex, ternyata benar kamu. Sudah lama tidak bertemu!"

"Pak Arya, lama tidak berjumpa." Alex mengulurkan tangannya untuk bersalaman.

"M...

Masuk dan lanjutkan membaca