Bab 247 Tidak Ada Kesempatan Lain

Sasa ragu-ragu sebelum mengambilnya, menatap Maya seolah meminta persetujuan. Maya tersenyum kecil. "Nggak apa-apa, ambil saja."

Barulah Sasa menerimanya, memberikan senyum manis pada Dinda. "Makasih, Tante."

Dinda begitu tersentuh sampai rasanya ingin menangis. Bagaimana bisa gadis kecil secanti...

Masuk dan lanjutkan membaca