Bab 159 Dia Terlihat Sangat Menyedihkan

“Tapi, Bunda…” Dita mengangkat kepala. “Dita mimpi, Pak Windsor minta maaf terus-terusan, tapi nggak ada yang mau maafin. Mukanya kasihan banget.”

Hati Dina kembali serasa dipelintir.

Tiba-tiba Dita bertanya, “Bunda… Bunda bakal maafin dia nggak?”

Dina membeku. Bibirnya terbuka, tapi tak ada satu...

Masuk dan lanjutkan membaca