Bab 40 Melaksanakan Rencana

Bima menepis keraguannya. Dengan dahi berkerut, ia melangkah maju.

Ia memosisikan diri sebagai tameng, menyembunyikan Citra dan yang lainnya di belakang punggungnya. Tatapannya tajam menantang sekelompok preman beringas di hadapannya tanpa mundur selangkah pun.

"Minggir lo, Bocah. Biarpun lo anak...

Masuk dan lanjutkan membaca