Bab 217 Pelukan yang Familiar

Kenna tetap mengangkat dagunya, keras kepala, matanya memerah saat menatap Albert.

“Pak, kalau aku nggak mau gimana? Dia yang mulai duluan. Kenapa aku harus menelan harga diri dan hormat sama dia cuma karena dia lebih tua? Emang itu ngasih dia hak buat ngapa-ngapain sesukanya?”

Melihat wajah Kenna...

Masuk dan lanjutkan membaca