Bab 225: Simpul Hati

“Iya.” Michael mengangguk sungguh-sungguh. “Dia yang ngasih tahu aku, dan sekarang aku jadi berutang budi. Kalau nggak, aku nggak bakal sempat nemuin kamu. Aku benar-benar berterima kasih sama dia soal itu.”

“Kok dia bisa tahu, padahal baru balik ke sini?” tanya Isabella, penasaran.

“Dia nggak per...

Masuk dan lanjutkan membaca