Bab 19 Reuni

Tangan Alya gemetar ketika ia menutup ponselnya.

Ia sudah tak menaruh harapan apa pun pada lelaki itu. Tapi entah kenapa, dadanya tetap saja terasa dipelintir sampai nyeri. Laki-laki memang egois, penuh sandiwara. Bilang semuanya “cuma buat pencitraan” sambil selingkuh. Rencana nikah jalan terus, ...

Masuk dan lanjutkan membaca