Bab 209 Adrian Tidak Bahagia Lagi

Serena tak membantah. Ia hanya menatapnya, matanya berkilau seperti bintang.

Raut Adrian melunak. “Makan.”

Serena menunduk, kembali fokus pada makanannya.

Tristan yang duduk tak jauh melihat semuanya. Ia mencondongkan badan ke arah Adrian dengan nada dibuat-buat manis sampai enek. “Ih, romantis b...

Masuk dan lanjutkan membaca