Bab 230 Lidah Tajam Adrian

Adrian sempat bereaksi, tapi cuma dengan melirik Monica dingin. “Nggak usah.”

Ia membuka laptopnya lalu mulai bekerja.

Begitu tahu Adrian bahkan tidak mau menerima penutup mata darinya, sorot mata Monica meredup, seperti kalah sebelum bertanding.

Saat ia mendongak, ia melihat Serena menatapnya la...

Masuk dan lanjutkan membaca