Bab 8 Benar-benar Tidak Berencana untuk Kembali

Ponsel Rangga beradu keras dengan lantai. Ia berdiri mematung, otaknya seperti macet mencerna apa yang baru saja didengarnya.

Suster Nani mengingatkannya dengan nada hati-hati, “Pak Widjaya, Bapak kelihatan mau pingsan. Mending duduk dulu?”

Rangga ambruk ke sofa dan menatap Nani. “Dia bakar gaun ...

Masuk dan lanjutkan membaca