Bab 80 Tidak Menduga Dia Akan Benar-Benar Datang

Citra berjuang menjaga suaranya tetap datar, meski amarah mendidih di balik ketenangannya. "Bawa Kemal ke sini. Apa pun yang tadinya mau kalian lakukan ke gue—lakukan ke dia."

Preman-preman itu terdiam, saling bertukar pandang dengan canggung. Suara mereka tumpang tindih, terdengar enggan. "Itu......

Masuk dan lanjutkan membaca