Bab 123 Hibah Menikah

Gilang puas melihat Silas—rautnya cerah, dan entah kenapa jadi banyak omong. Mereka bertiga mengobrol dengan ringan di kamar.

Satu jam kemudian, Silas menerima telepon. Katanya ada urusan mendesak di kantor, jadi ia harus pergi.

Alya tidak menahannya, juga tidak mengantar keluar. Ia tetap menemani...

Masuk dan lanjutkan membaca