Bab 156: Permata

"Bayu, apa yang kamu tahu? Tolong kasih tahu aku." Nada suara Alya terdengar semakin tidak sabar.

"Ngapain kamu? Jangan dekat-dekat!" Bayu menepis tangan Alya dengan raut jijik.

Mendengar kalimat yang akhirnya terdengar masuk akal itu, senyum tipis mengembang di wajah Alya.

"Oke, aku mundur," uc...

Masuk dan lanjutkan membaca