Bab 161 Transfer Saham

Pak Rolf tetap tak menunjukkan sikap, dengan tenang menuang secangkir kopi lalu meletakkannya di depan Astrid.

“Om Rolf, jasad Kakek bahkan belum dingin. Memangnya ini pantas?” suara Astrid dingin dan tegas.

Semasa hidupnya, Pak Guntur mati-matian membesarkan tiga putra dan satu putrinya, selalu m...

Masuk dan lanjutkan membaca