Bab 55 Rancang Semuanya

Tengah malam. Satria berdiri dengan kedua tangan masuk ke saku celana, menatap ke luar jendela yang sepi. Di kejauhan, hanya tersisa beberapa lampu neon yang berkedip kesepian.

Jefri berjaga di luar ruang rawat, sesekali melirik enggan ke arah siluet bosnya. Pikirannya berkecamuk.

Ia mati-matian ...

Masuk dan lanjutkan membaca