Epilog

Pelan-pelan kulingkarkan kedua lenganku di pinggangnya, menariknya mundur sampai punggungnya menempel rapat ke dadaku. Aku menunduk, menyenggol pipinya dengan ujung hidung, lalu menggeser bibirku perlahan ke telinganya. Dia terkikik kecil, kedua tangannya menindih tanganku.

“Aku udah bilang belum… ...

Masuk dan lanjutkan membaca