Es dingin

Aku terbangun perlahan, tubuhku masih berat dengan kantuk, seprai yang hangat dan lembut menyelimuti kulitku. Ruang di sampingku kosong. Dante sudah pergi. Sejenak aku hanya berbaring, menatap langit-langit, merasakan keheningan kamar menyelimuti diriku. Rasanya berbeda tanpa dia di dekatku. Aku men...

Masuk dan lanjutkan membaca