Bab Seratus Empat Puluh Satu

Bab Seratus Empat Puluh Satu

Dia menatap. Dia menatap. Mereka berdua saling menatap.

Matanya menelusuri wajahnya, seolah-olah pikirannya butuh waktu untuk memastikan. Tapi tidak ada kesalahan. Itu dia. Adam Hitam.

Dia pernah melihatnya sebelumnya, tapi ini pertama kalinya matanya menemukan dia la...

Masuk dan lanjutkan membaca