Bab Seratus Empat Puluh Tujuh

Bab Seratus Empat Puluh Tujuh

"Bagaimana kabar Nita? Semoga kalian berdua baik-baik saja," tanya Pak Wibowo lewat telepon.

Adam mencubit pangkal hidungnya, suaranya tetap tenang saat menjawab, "Semuanya baik, Pak."

Dia tahu dengan sangat baik mengapa ayahnya menelepon. Bukan karena peduli padanya...

Masuk dan lanjutkan membaca