Bab Dua Ratus Dua Belas

Bab Dua Ratus Dua Belas

Minggu demi minggu berlalu...

Adam dan Tia masih menjalani kehidupan impian mereka.

Pagi itu tenang hingga bel pintu berbunyi. Tia mengelap tangannya pada celemek, bertanya-tanya siapa yang datang.

Saat dia membuka pintu, seorang kurir berdiri di sana, membawa buket besar...

Masuk dan lanjutkan membaca