Bab Sembilan Puluh Satu

Bab Sembilan Puluh Satu

Malam itu, Bu Hangrove akhirnya menelepon Pak Black. Nadanya sopan, tapi ada antusias yang halus—yang sekuat apa pun ia coba sembunyikan, tetap merembes juga.

Sejam terakhir, ia terus melirik jam dinding, berkali-kali meyakinkan diri sendiri bahwa ia belum akan menelepon, b...

Masuk dan lanjutkan membaca