Bab [90] Apakah Kamu Peduli Padaku?

Pria itu berdiri, tersenyum tipis. "Di luar terlalu ribut, masuk sini dulu istirahat sebentar. Duduklah."

Saat masih kecil, Maharani Kusuma langsung terpikat hatinya saat melihat ketampanan Hendra Wijaya, matanya berbinar penuh kekaguman. "Pak, kamu keren banget, sangat keren!"

Sambil bicara, Maha...

Masuk dan lanjutkan membaca