Torq - Bagian I

Torq mendongak saat sahabatnya—orang kepercayaannya, tangan kanannya, sekaligus satu-satunya yang biasanya punya akal sehat—menerobos masuk ke ruang rapat seperti dikejar setan. Ekspresi di wajah Tito langsung membuat Torq berdiri.

Tadi, ketika orang-orang suruhan ayahnya menembakinya, Tito masih k...

Masuk dan lanjutkan membaca