Don Mariani - Bagian II

Pikiran bahwa tunangannya harus maju dan membereskan semua urusannya bikin Alya enek.

Ia menggeleng ke arah Tank, lalu menekan nomor.

“Mercurio, maumu apa?”

“Kami mau ketemu kamu. Keluarga mau ketemu kamu sama Antero.”

“Nggak.”

“Kenapa?” suaranya terdengar benar-benar bingung.

“Kenapa?”

“Biar...

Masuk dan lanjutkan membaca