Sebuah Bantuan - Bagian I

Alya melangkah masuk ke ruang kerja Bima. Laki-laki itu tampak bersandar santai di kursi kebesarannya, sama sekali tak terlihat terbebani.

"Mas manggil aku?"

"Iya," Bima menepuk lututnya. "Sini, duduk."

"Kalau ini bahas soal Mahesa dan Mama..." ucapan Alya menggantung saat melihat Bima menautkan ...

Masuk dan lanjutkan membaca