Kepala Bodoh - Bagian I

Alya menggenggam erat tangan Arka. Putranya itu tampak tegar, dagunya terangkat menantang saat pagi itu—sehari setelah Tuan Dewangga memberinya ultimatum—ia menemani ibunya masuk ke gedung perkantoran. Percakapan dengan putranya semalam masih terngiang di kepala Alya. Satu-satunya kekhawatiran Arka ...

Masuk dan lanjutkan membaca