Dua Puluh Tahun Kemudian - Bagian I

Dua puluh tahun kemudian

“Pak, ini konyol.”

“Ini maunya ibu kamu.”

Rangga menatap ayahnya lama, lalu menghela napas. “Pak sadar, kan, Ibu nyuruh kita begini biar Bapak keluar rumah? Soalnya Bapak gangguin pas Ibu lagi mau santai.”

“Aku tahu.”

Citra tiba-tiba muncul dari belakang mereka. “Kalau...

Masuk dan lanjutkan membaca