Belanja - Bagian I

Mendorong troli di lorong-lorong swalayan sementara Antero ngoceh tanpa henti rasanya persis kayak lagi main rumah-rumahan. Orang-orang juga melirik—bukan cuma ke sosok lelaki segede tiang listrik itu dan anaknya yang sama-sama jangkung, tapi juga ke enam pria yang membuntuti mereka sepanjang toko. ...

Masuk dan lanjutkan membaca