Bloody Mess - Bagian II

Ciumannya di keningnya terasa lembut, menenangkan.

“Nggak. Gue bener-bener pengin orang tua gue ketemu lo dan anak kita. Lo penting buat gue, Alcee. Gue bangga lo bakal jadi istri gue, dan dia anak kita. Rasanya pengin gue teriak dari atap rumah. Gue tahu semua ini jalannya cepat, tapi di kepala gu...

Masuk dan lanjutkan membaca