TITIK PUTUS

Aku tetap terduduk di lantai, gemetar.

Kulitku terasa seperti terbakar sekarang. Bukan karena api—melainkan karena sihir. Mantra gerbang itu. Ia menekan dari segala arah, melilit pikiranku, berusaha menenggelamkannya.

Berusaha membuatku lupa.

Lupa kebenaran.

Lupa Sebastian.

Lupa diriku sendiri....

Masuk dan lanjutkan membaca