Bab 152

Pengakuan itu menggerogoti dadanya. Dia tidak pernah memohon pada siapa pun. Tidak pernah peduli jika seseorang pergi. Tapi sekarang? Sekarang, gagasan Serena meninggalkan hidupnya terasa tak tertahankan.

Dan yang lebih buruk, dia bahkan belum memberikan apa yang dia janjikan. Dia belum menghancurk...

Masuk dan lanjutkan membaca