Bab 172

Kota itu terasa tak berujung, kejam dalam ketidakpeduliannya yang hidup.

Dia telah memanggil namanya sekali dengan pelan, seolah angin itu sendiri bisa membawa suaranya padanya, Serena.

Tidak ada jawaban. Hanya deru malam yang teredam.

Dia mengeratkan tangannya pada kemudi. Dia baik-baik saja, di...

Masuk dan lanjutkan membaca