Bab 181

Tatapan Serena melunak sedikit saja—lelah, paham, seperti sudah menduga. “Lucien yang nyuruh kamu.”

Florence sempat ragu sebelum akhirnya mengangguk. “Dia… khawatir sama kamu.”

Serena terkekeh kecil—pahit, pelan, pecah, tanpa seujung pun humor. “Khawatir,” ulangnya. “Lucu juga, ya, kalau dipikir-p...

Masuk dan lanjutkan membaca