Bab 196

Untuk sesaat, udara di ruangan itu terasa membeku. Bahkan Lucien pun tak bergerak, matanya tetap tertuju pada Serena, ada kilatan bangga di balik ekspresi tertahannya.

Serena melangkah maju, senyum tipis menghiasi bibirnya. "Kamu tahu, Arabelle, jika saja kamu menghabiskan setengah dari usahamu unt...

Masuk dan lanjutkan membaca