Bab 220

Pena itu terlepas dari tangan Lucien.

Untuk sesaat, yang bisa didengarnya hanyalah suara detak jam di dinding, dengungan samar kota di luar kantor kacanya. Seolah-olah dunia menjadi sunyi.

Ketika akhirnya dia menemukan suaranya, suaranya keluar serak, tertahan. "Di mana?"

"Tidak jauh dari perbata...

Masuk dan lanjutkan membaca