Bab 38

Serena duduk meringkuk di kursi dekat jendela kamar tidurnya, lututnya ditarik ke dada, menatap taman di bawah. Bunga-bunga musim panas sedang mekar penuh, bergoyang malas di bawah sinar matahari sore, namun baginya semuanya terasa redup, pudar. Seolah-olah seseorang telah meredupkan warna dunia.

P...

Masuk dan lanjutkan membaca