Bab 23

Aria

"Sudahlah, bawa menantu kita ke sini biar kita bisa bertemu," kudengar suara yang kurasa adalah ayahnya. Dari nadanya, aku tahu dia sedang tersenyum. Caleb menggenggam tanganku dan membawaku ke hadapan mereka.

"Kalian sudah kenal, kan," kata Caleb sambil memutar matanya.

Amanda memelukku.

"...

Masuk dan lanjutkan membaca