Bab 173 Milikku

Julian: POV

“Katakan, kamu butuh apa?”

“Kamu,” embusnya pelan, pinggulnya menggeliat naik, menekan ke tubuhku.

“Hanya kamu.”

Kalimat itu merobohkanku.

Empat tahun. Empat tahun sialan yang kosong—hidup sekadar jalanin rutinitas, pura-pura bernapas, padahal di dalam aku sudah seperti bangkai.

Da...

Masuk dan lanjutkan membaca