Bab 194

Nancy’s POV

“Tolooong…” bisik Elena, suaranya pecah, air mata mulai jatuh satu-satu. “Jangan sakiti dia. Dia cuma anak kecil—”

“Aku tahu dia apa,” jawabku sambil jongkok tepat di depan wajahnya. “Dia pegangan. Dan selama kamu nurut, dia bakal baik-baik aja.”

Rahang Elena mengeras. Kelihatan j...

Masuk dan lanjutkan membaca