Bab 30 Ilusi yang Hancur

Kepalaku langsung menengadah. “Apa?”

“Kau dengar sendiri.” Tatapan Julian dingin—sedingin itu sampai rasanya seperti dikubur hidup-hidup di dalam es. “Kau bakal minta maaf sama dia.”

“Minta maaf buat apa?” Aku berdiri, suaraku ikut naik. “Buat fakta kalau aku ada? Buat fakta kalau aku mengganggu r...

Masuk dan lanjutkan membaca