Jiwa yang Menghancurkan

[Maverick’s POV]

“Ayo, bertahan sama aku.”

Tiga kata itu terus kuulang, seperti mantra putus asa, sementara mulut Serenity bergerak—menggigit, mencabik—tepat di bagian kulit yang berhasil ia cengkeram.

“Tolong… bertahan…”

“Aku nggak bisa…” bisiknya lirih. Dan entah bagaimana, aku bisa merasaka...

Masuk dan lanjutkan membaca