Bab [14] Diamlah

Aisyah Nurhaliza menyusuri jalanan, masuk dari satu toko ke toko lain, mencari secercah harapan.

Asrama sudah tidak mungkin ia tempati lagi. Ia tak tahu harus ke mana lagi selain mencoba peruntungannya di jalanan.

"Permisi, apakah di sini sedang membutuhkan pegawai?"

Ia melangkah masuk ke sebuah ...

Masuk dan lanjutkan membaca