Bab 112

"Ya."

Lisbeth mengaku terus-terang, tak berselindung.

Jantung Sebastian yang resah akhirnya reda. Walaupun semua bukti dah lama menjurus pada kebenaran, bila dengar keluar dari mulut Lisbeth sendiri—barulah dia terasa realitinya, pahit-manisnya, semuanya.

Perasaan dia terhadap Lisbeth waktu itu b...

Log masuk dan teruskan membaca