Bab 219

Sebastian menurut saja lalu melutut.

Lantai itu sejuk dan keras. Baru saja lututnya mencecah lantai, terus dia terasa bisa dingin yang menikam sampai ke tulang.

“Aku tak setuju kamu berdua bersama. Sebab itu kamu diam-diam bawa dia jumpa Soren. Kamu ingat Soren dengan aku ni memang tak pernah ngam...

Log masuk dan teruskan membaca