Bab 172

Pada detik itu, masa seolah-olah memanjang jadi seutas benang halus yang tak putus-putus.

Floyd yang tadi tersengih-sengih, siap nak memperkenalkan diri pada Benjamin, tiba-tiba kaku.

Dan Benjamin, yang selama ini dia layan macam tetamu terhormat, pun berhenti melangkah.

Benjamin menoleh sedikit....

Log masuk dan teruskan membaca