Bab 195

Emily tolak daun pintu pejabat Alex perlahan-lahan.

Kepalanya rasa berdenyut, penuh kabus sebab tak cukup tidur. Lampu putih terang-benderang atas kepala buat matanya lagi berair.

Dia cepat-cepat sapu air mata di hujung mata, kemudian melangkah senyap-senyap mendekati Alex.

Skrin komputer Alex ma...

Log masuk dan teruskan membaca